Yang Perlu Anda ketahui Saat Perjalanan Umroh di Bulan Desember

Umroh di Bulan Desember
Untuk mengetahui Informasi kondisi musim di Arab Saudi menjadi salah satu pengetahuan yang sangat penting bagi jemaah yang ingin melakukan ibadah umroh. Berbeda dengan iklim di Indonesia, Negara arab saudi merupakan negara yang memiliki iklim gurun. Sedangkan di negara kita memiliki 2 musim, yaitu musim dingin dan musim panas.

Persiapan Untuk Menjalankan Umroh

Musim panas biasanya terjadi pada bulan Juni hingga Agustus. Sementara musim dingin terjadi pada bulan november hingga februari. Jadi anda harus betul betul dipersiapkan kalau mau melaksanakan umroh di bulan desember. Selain itu, pada bulan Maret hingga Mei merupakan momen kondisi stabil / normal di negara Arab Saudi.

Dengan kondisi tersebut, melakukan kegiatan umrah di bulan April tentunya membutuhkan persiapan berbeda dengan melakukan kegiatan umroh dibulan Januari. Hal ini akan berbeda apabila anda memilih untuk menjalankan umrah di bulan Juni. Persiapan yang harus disesuai dengan kondisi iklim cuaca yang tengah terjadi di Tanah Suci.

Apabila anda menentukan umroh di bulan Januari, anda harus bersiap-siap untuk menghadapi suhu dingin padang pasir. Pada musim dingin di Arab saudi memang tidak sampai terjadi hujan salju. Namun, pada saat musim dingin, suhu disana bisa mencapai angka 2 derajat Celsius.

Musim dingin tentu menjadi hal yang cukup asing bagi masyarakat Indonesia. Jadi, kalau Anda adalah salah satu jemaah yang memilih untuk melaksanakan umroh Januari, harus melakukan persiapan khusus dalam menghadapi musim dingin. Bagi Anda yang memilih untuk melakukan umroh Januari, maka harus bersiap-siap untuk menghadapi suhu dingin padang pasir.

Hal-Hal Yang Harus Dipersiapkan Untuk Perjalanan Umroh

Ancaman di musim dingin bisa terjadi menyerang anda dengan berbagai penyakit yang diakibatkan oleh kondisi cuaca. Mulai dari penyakit panas dalam, saluran pernapasan, pilek, gatal-gatal, mimisan, bibir pecah-pecah, kulit kering, gangguan pada tulang dan otot, hingga dehidrasi. Jemaah yang menderita penyakit berisiko tinggi seperti: jantung, asma, rematik, ataupun kencing manis akan merasakan cobaan yang berat saat melaksanakan ibadah umroh Januari.

Jadi, anda sebelum melakukan keberangkatan, setiap jemaah seharusnya melakukan cek kesehatan di rumah sakit atau puskesmas terdekat. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi hal-hal yang merugikan jemaah.

Berikut tips tips yang perlu anda diperhatikan:

Biasakan mengonsumsi makanan yang bergizi, terutama makanan 4 sehat 5 sempurna. Mulai dari daging, sayuran, buah, dan susu. Selain itu, biasakan untuk makan dan minum dalam kondisi yang hangat.

Minum yang secukup nya. Saat berada di lingkungan yang sangat dingin, Jemaah diharuskan untuk membiasakan diri minum 1 gelas air putih setiap satu jam. Idealnya, jemaah harus mengkonsumsi air putih 5 – 6 liter per hari.

Istirahat yang cukup. Jemaah disarankan untuk tidur dengan durasi 6 – 8 jam sehari. Jangan lupa untuk memakai selimut, karena kondisi cuaca yang sangat dingin.

Khusus untuk kepada para Jemaah umroh haji yang memiliki penyakit berisiko tinggi, disarankan untuk mengikuti anjuran dokter. Mulai dari konsumsi makan hingga persediaan obat-obatan.

Selalu membawa jaket hangat, kain ihram yang tebal (untuk laki-laki), krim pelembap kulit, selimut, dan tentunya obat-obatan pribadi. Akan lebih baik kalau membawa obat organik. Tujuannya, agar tidak ada efek samping yang merugikan. Bagi yang menderita alergi, pastikan untuk membawa salep atau minyak gosok.

Siapkan suplemen dan multivitamin. Hal ini sangat perlu, karena pada saat musim dingin, kondisi di Arab Saudi sangat ekstrem. Tidak hanya suhu dingin, Anda juga harus menghadapi suasana dengan kelembapan tinggi. Hal ini bisa mengakibatkan tubuh tidak nyaman. Dan, itu bisa diatasi dengan konsumsi multivitamin dan suplemen.

Demikian info tips tambahan bagi anda yang mau melaksanakan umroh maupun umroh plus turki desember. Ingat, melaksanakan kegiatan ibadah umroh memang sangat penting. Selain itu menjaga kesehatan juga tidak kalah pentingnya. Kalau kesehatan anda terganggu semua pelaksanaan amalan umroh anda juga akan terganggu.